Makian Dari Teman

Saya kenal seorang teman, atau beberapa orang teman, yang mudah sekali meluncurkan makian dari mulutnya. Entah, mungkin sudah tabiatnya untuk membuat panas telinga dan hati orang lain.

Menurut saya kebiasaan memaki-maki itu adalah bentuk ekspresi keinginan untuk menularkan. Seorang yang sedang kesal biasanya mengalami a rush of blood to the head yang lalu berwujud rasa sedikit pening, telinga sedikit berdengung dan gejala-gejala lain yang lazim disebut marah.

Dengan mengumpat, memaki-maki dan apapun namanya, seseorang punya kesempatan untuk membuat orang lain merasakan hal yang sama. Katakanlah, 80-90 persen kemungkinan untuk membuat orang lain marah.

Beberapa waktu lalu saya sempat menerima makian dari seorang teman. Ketus, sinis bahkan simply evil.

Pokok persoalannya tidak perlu dibahas disini. Cuma yang jadi masalah bagi saya adalah betapa mudahnya makian itu melompat dari mulutnya dan jatuh di telinga saya. (atau melompat dari jarinya ke ponsel lalu mendarat di inbox sms saya).

Mungkin kawan saya ini memang senang berbagi. Jadi ketika ia merasa harus marah, ia ingin rekan-rekannya juga mendidih darahnya. Kalau saya pribadi berpendapat, buat apa berbagi-bagi hal yang tidak enak.

Hati-hati, teman itu susah didapat, musuh itu mudah dibuat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s