Ohoi Para Jurnalis

Dari kolom iMomus di Wired.com: journalists, the guys who combine the privileged view of insiders with a peculiar, treacherous loyalty to the outsiders who read them. (Jurnalis, orang-orang yang menggabungkan keisitimewaan orang dalam dengan kesetiaan yang ganjil lagi khianat pada orang-orang luar yang membacakarya mereka)

Jika terjemahan harfiah itu membingungkan, mungkin bisa saya bahasakan seperti ini: Jurnalis memiliki keistimewaan karena mampu melihat terhadap suatu peristiwa seakan-akan sebagai ‘orang dalam’. Namun di sisi lain, saat menuliskan laporannya, para jurnalis akan memperhatikan pembaca. Sehingga bisa saja ia menuliskan hal-hal yang ‘tak direstui’ atau ‘dianggap membahayakan’ oleh orang dalam.

Kolom itu adalah sebuah tulisan menarik soal dimanfaatkannya Blog oleh orang yang memegang kekuasaan sebagai alat. Pantas untuk dibaca-baca di waktu senggang.

Advertisements

One thought on “Ohoi Para Jurnalis

  1. Kalo gak salah gue pernah ngomong gini sama elo — tapi kali ini dipersingkat saja: Jurnalis itu bisa berwujud malaikat, tapi bisa juga berupa setan.Jurnalis itu bisa jadi pahlawan, tapi bisa juga jadi bajingan.Jurnalis itu bisa jadi hanya orang-orang biasa yg gak istimewa, atau bahkan tidak berarti sama sekali.So, ini off the record ya: jurnalis itu … sebuah pilihan kali ye. Auk ah. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s