Buntut

Nama saya sekarang, kalau mau ditulis secara resmi sih, ada buntutnya.

Buntut itu bunyinya seperti selang air yang dipaksa untuk mengeluarkan udara. Essssooosh…

Perjuangan untuk mendapatkan buntut itu tidak mudah. Empat tahun saya harus bolak-balik Pondok Indah-Depok (lalu Buncit-Depok) hanya demi buntut yang bunyinya tak nyaring itu.

Lalu untuk apa buntut itu?

Saya sendiri belum tahu.

–Wicaksono Surya Hidayat Essssooosh

Iklan

Satu tanggapan untuk “Buntut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s