Dahsyatnya Sapardi

Akhir pekan lalu, saya dan Shkl mampir ke Pusat Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Tepatnya ke Graha Bakti Budaya untuk melihat pementasan ‘Puisi-Puisi Cinta Sapardi Djoko Damono‘.

Sapardi's Love Poem Show

Pementasan musikalisasi puisi Sapardi sudah sejak lama saya ingin lihat. Sejak mendengar ‘Hujan Bulan Juni‘ dan membaca ‘Mata Pisau‘ pada sekitar 1996.

Pentas yang dimulai jam 8-an dan berakhir jam 11-an malam itu akhirnya bisa memuaskan keinginan saya. Puisi-puisi Sapardi hadir dalam berbagai bentuk yang menggugah.

Mulai dari pembacaan oleh Teater Tanah Airku (foto no 2), flute concerto Lab Musik 59 (1), hingga Teater Tetas plus Maz Inung yang mengejutkan (7).

Para pembaca dalam acara itu juga cukup variatif, mulai dari Cornelia Agatha (4) yang cukup dramatis, Ine Febriyanti (3) yang sayangnya datar, AGS Dwipayana (5) yang bergetar, Jose Rizal Manua (6) yang kocak, Rizal Ramli (8) yang agak membuat ngantuk, hingga Niniek L. Karim bersama sang profesor Sapardi Djoko Damono (9). Terbukti bahwa Sapardi memang tidak piawai dalam membacakan puisinya. Meski dia sangat dahsyat dalam menuliskannya.

Highlight acara ini, tentu saja adalah duet Ari-Reda (10) yang membawakan musikalisasi puisi seperti yang termuat dalam ‘Becoming Dew‘. Mereka muncul di pertengahan acara dengan beberapa nomor seperti ‘Hujan Bulan Juni‘.

Lalu sebagai penutup, duet itu kembali hadir dan membuai para penonton dengan musikalisasi lainnya. Termasuk, sebagai finale alias climax, ‘Aku Ingin‘ yang dibawakan berlarut-larut (medley/repeat): mulai dari hanya berdua, kemudian bersama paduan suara, lalu bersama seluruh pementas dan diiringi gumaman sebagian besar penonton yang tersihir.

Ah.. ternyata sihir Sapardi masih dahsyat!

Powered by ScribeFire.

Iklan

2 tanggapan untuk “Dahsyatnya Sapardi

  1. Penantian panjang sejak ‘Mata Pisau’ di deklamasikan di depan kelas di medio 1996, terbayar sudah.

    Masih ada waktu berpetualang ke Sihir-Sihir puisi ya lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s