Sihir Baru Keluarga Kami

bumbum1.jpgRabu, 5 Maret 2008, pukul 06.00 WIB saya dan Hes melanggeng ke klinik bersalin Depok Jaya.Cukup jalan kaki saja karena klinik itu tak seberapa jauh dari rumah.

Alasan perjalanan di pagi itu sederhana saja: Hes sudah mules-mules (kontraksi) sejak pukul 3 dini hari. Artinya, si jabang bayi sudah mulai menggedor-gedor pintu, minta dibukakan agar bisa segera melihat dunia.

bumbum2.jpgKira-kira pukul 16.30 WIB, lahirlah putra kedua kami. Berat 3.2 kilogram, panjang 48 cm melalui proses persalinan normal.

Dokter yang membantu proses persalinan adalah Dokter Nelwati, sama seperti anak pertama kami Salma.

Kami beri nama anak ini Wisaya Iswari Hidayat. Sebuah nama yang sudah cukup lama juga digodog, bahkan sejak sebelum kelahiran Salma.

bumbum3.jpgWisaya mengambil dari bahasa sansekerta yang artinya, kurang lebih, cerdas, pintar atau memiliki keahlian. Padanan katanya di bahasa inggris adalah Wizard (dan mungkin akarnya sama). Sedangkan di KBBI Wisaya artinya sihir.

bumbum5.jpg

Iswari mengambil nama kakeknya, almarhum ayah Hes. Asal katanya juga dari sanskrit, yang artinya kurang lebih adalah: berkuasa atau bisa juga dimaknai sebagai pemenang. Saya lebih suka memahami kata ini sebagai do’a bahwa anak kami akan mendapatkan sukses setelah melalui perjuangan/usaha yang gigih.

bumbum6.jpgHidayat, adalah nama keluarga dari nama belakang saya dan juga dari nama belakang Ayah saya. Diserap dari bahasa Arab hidayah yang artinya petunjuk dari Allah menuju jalan yang benar.

bumbum7.jpgJika digabungkan, ketiga nama itu bisa diartikan sebagai sebuah do’a agar anak kami sukses menjadi seorang yang ahli dalam sebuah bidang tapi tidak sombong karena selalu berada di jalan yang benar.

bumbum4.jpg(Bukan kebetulan jika semua nama itu digabung, akan terbentuk akronim Wish yang artinya keinginan, harapan atau permintaan)

Waktu baru pulang dari RB, Salma terlihat agak ‘cemburu’ dengan kehadirannya adiknya. Tapi setelah beberapa hari, Salma mulai bisa menerima Wisa. Bahkan, ia suka ikut menarik-narik orangtuanya untuk nengokin ade’nya kalo lagi nangis atau bersuara.

Advertisements

13 thoughts on “Sihir Baru Keluarga Kami

  1. waaa… adeknya Salma udah lahir. Selamat…selamat…semoga sehat. Aku ga pernah tau kalau Hes hamil lagi, sekalinya denger kabar langsung kabar melahirkan πŸ˜€

    Namanya siapa cak?

  2. Ups, ini nih klo ga sabaran πŸ˜€ ternyata blognya loading-nya lama, setelah cerita utuhnya nongol, namanya udah tertulis.

    Welcome to the world, Wisa…

  3. welcome to dis world dede wisa …
    sama dr nel yaa .. wah beruntungnya … asi eksklusif donk yaa ,,
    biar lebih sehat, lebih pinter, cakep juga kaya mbak salmanya ya
    sunsayang dari arel dan om bayu ,,,

  4. namanya bagus mas.. tp kalo diperhatikan, kayana elo terinspirasi bgt sama sesuatu yg berbau sihir deh.. apa elo bercita2 ingin jadi penyihr?

  5. Wicakkkk.. SELAMAATT!!! Waa.. senangnya. Gw jadi inget merasakan kontraksi dahsyat kemaren, walau akhirnya berujung di meja operasi juga.. hiks (kok curhat?)

    Duh, Wisaya manis yahh.. ngeliat anak lo dibedong gitu inget waktu ngeliat Shaina pertama kalinya.. wah, rasanya gak terbayar.. jadi pengen ngerasain ‘perasaan’ itu lagi (WAA GAK SALAH?@(*&#*&)

    eniwei, salam buat Salma dan Hesty, sun untuk Wisaya dari Tante Cicha, Oom Nirwan dan Shaina..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s