the bigger man

Matchup antara Mr James dan Mr Howard sudah selesai. The bigger name, bigger star, bigger salary dan bigger endorsement sudah dipastikan tak akan menemui the other bigger name di Finals NBA.

Yup, tak ada Dream Finals LeBron ‘King’ James vs Kobe Bryant.

Iklan-iklan NBA yang menampilkan rivalitas keduanya menjadi ..euh.. hanya sekadar mimpi basah Mr David Stern belaka.

Orlando Magic terbukti jadi the better team dan menundukkan James dkk. Konon, Howard memiliki peran pendamping yang lebih mendukung dibandingkan ‘saksi mata” yang ditempatkan Cavs untuk menemani James di lapangan.

Bisa jadi, Cavs gagal membendung Magic karena:

  • Tak punya Big Man yang cukup kuat
  • Howard ‘terpaksa’ di-double, dan ini membuka satu Shooter Magic untuk melancark 3-point (dan percaya deh, ada banyak sekali 3-point dari Magic)

Nah, omong-omong soal Big Man, sekarang saya masih mempertimbangkan siapa yang Bigger, Dwight Howard atau LeBron James.

Ini bukan soal Star Power, gaji ataupun kemampuan di lapangan. Tapi ini soal pribadi keduanya.

Howard dan James memang nampak sebagai Good Guy. Keduanya (kalau saya tak salah mengamati) senang memberi untuk amal.

Keduanya juga tak suka mengkritik teman satu timnya secara blak-blakan dan cenderung sombong (tidak seperti ‘seseorang’).

Namun satu hal yang kemarin agak mengganggu adalah ‘kabur’-nya James dari lapangan seusai dikalahkan Magic. Tak ada salaman sopan, apalagi peluk mesra penuh persahabatan seperti yang dilakoni Mr Bryant dan Mr Anthony.

Padahal James dan Howard pernah bersama-sama berjuang mendapatkan emas saat membela Amerika Serikat di Olimpiade 2008.

Kenapa James?

NB. Di sisi lain, James masih memiliki kekuatan dari aura-nya sebagai non-star superstar:

  • Ia selalu ditemani ibunya Gloria dalam pertandingan
  • Ia masih tinggal di Akron tempat masa kecilnya
  • Ia senang ‘gaul’ dengan keluarga dan teman lamanya
  • Ia menerima gelar MVP dengan upacara yang jauh dari kemewahan (diadakan di aula SMA-nya)

So who is the Bigger Man? James atau Howard? Dunno.. siapapun boleh asalkan tetap mempertontonkan aksi seru di lapangan! 🙂

Iklan

3 tanggapan untuk “the bigger man

  1. Howard

    Saya fan LeBron tapi saya akui Howard is the bigger man.

    LeBron kadang kadang melakukan tindakan bodoh seperti mengutuk ibunya sendiri (lihat saat Cavs melawan Celtics) dan memang dia kabur saat kalah dari Magic tapi ucapanya setelah itu yang kontroversial.

    Kalau Howard, dia bisa menerima keadaan apa adanya.

    Contohnya saat Shaq mengejek dia mencury ide superman, dia hanya tertawa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s