Indoktrinasi

Membaca Novel Pulang (Leila S Chudori) membuat saya merasa betapa dulu telah menjadi “korban” indoktrinasi yang begitu kuat. Entah sampai umur berapa, rasanya sih hingga menjelang 20-an, saya masih merasa bahwa semua yang berbau kiri (Komunis, Sosialis) dll itu buruk, jahat, sadis, kejam, atheis, tidak bermoral dan lain-lain.

Dan betapa banyak fakta yang dikaburkan, dihapus dan dimanipulasi oleh sebuah rezim. Sehingga sejarah … Ah! Sejarah! … (cuma sebuah permainan busuk yang tak tentu arah).

Jadi berpikir, betapa mudahnya manusia “diprogram ulang” untuk percaya pada sesuatu. Begitu rapuhnya pikiran manusia sebenarnya. Benda yang sama yang bisa menghasilkan karya seni, kebudayaan dan teknologi yang luar biasa ini ternyata bisa dipletat-pletot sedemikian rupa, kayak lilin mainan Pley-Doh di jemari mungil balita.

Jleb!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s