Waiting for A Legend

birdvsmagicKalau semua yang dilakukan adalah Legendaris, lalu apa artinya?

Kalau semuanya istimewa, bukankah yang istimewa menjadi biasa saja?

Dalam salah satu episode season terakhir How I Met Your Mother, Robin Scherbatsky mempertanyakan makna “legendaris” yang kerap diucapkan calon suaminya, Barney Stinson. Bukankah legendaris berarti sesuatu yang hanya mitos belaka, dan maka sebuah kebohongan?

Namun legendaris juga berarti sesuatu yang luar biasa. Sebuah legenda adalah kisah yang diceritakan turun-temurun, fakta bercampur mitos, bercampur pelajaran akan kemuliaan, kemenangan atau keagungan.

Legenda petarung basket Larry Bird dan Magic Johnson dalam perseteruan Celtics vs Lakers di era 1980-an pun begitu. Antara kenyataan dan legenda kadang sulit dipisahkan.

Sabtu, 13 September 2014, di Fox Movies Premium ditampilkan perseteruan yang tak kalah legendarisnya, yaitu antara Jim Hunt dan Niki Lauda, pengemudi Formula 1 dari McLaren dan Ferrari. Perseteruan yang berdarah-darah dan diwarnai kecelakaan yang mengerikan. Perseteruan yang legendaris, dan mungkin tidak semua yang diceritakan seputar perseteruan itu benar,

Dalam hidup, kadang kita kelimpungan mencari legenda. Satu tokoh dibuat sebesar mungkin, dianggap sang pahlawan, satrio piningit, ratu adil, Al Mahdi, messiah atau apapun namanya.

Padahal begini, kalau kita berpikiran masih seperti itu, cuma mau menunggu “sang legenda” untuk “turun” dan membereskan semua masalah, maka akan terus begitu. Seumur hidup akan dihabiskan untuk sebuah menunggu yang sia-sia, penantian yang tak berarti.

Padahal eh padahal, apa yang ada di depan mata, yang kita hadapi sehari-hari, itu bisa kita lakukan sendiri. Percaya dulu, bahwa kita hebat. Percaya dulu, bahwa kitabisa. Percaya dulu.

Lalu, mengutip kalimat yang sudah terlalu sering dikutip: be the change you want.

Sebuah gambar yang di-tweet oleh @therealbanksy menjelaskannya dengan baik: antara ‘kondisi kita sekarang’ dengan ‘kondisi yang kita inginkan’ ada celah, yang perlu kita lakukan cuma ‘have a leap of faith‘.

Jadi, berhentilah menunggu sang legenda. Jadilah Sang Legenda!

muh_ali

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s