Revisiting A Classic

Um Reifenbreite

Sabtu lalu teman kami, Deliusno Song dan Astrid, mampir ke rumah. Sebagai tuan rumah yang baik saya biasanya menawarkan beberapa hal kepada tamu: kopi atau boardgame. Karena kebetulan Ius tidak minum kopi, ya kami bermain boardgame saja. Menunya kemarin adalah Um Reifenbreite sebuah boardgame klasik, pemenang Spiel Des Jahre di tahun 1990-an, yang sepertinya sudah sering saya tulis di … Lanjutkan membaca Revisiting A Classic

Iklan

Push Your Luck

Dalam bermain boardgame, ada satu mekanik menarik bernama Push Your Luck. Mekanik ini memaksa pemain untuk membuat pilihan saat melakukan sebuah aksi acak (melempar dadu, mengambil kartu dari tumpukan yang sudah dikocok). Pilihannya, apakah ia mau mengulangi aksi itu dengan risiko kehilangan tapi dengan potensi menghasilkan lebih banyak. Jika ada yang pernah bermain Blackjack, game … Lanjutkan membaca Push Your Luck

Bersiap untuk Lebih Baik

Ada satu kalimat yang berulang-ulang muncul, dari beberapa orang yang berbeda, soal keinginan mencapai tujuan. Kalimat itu bunyinya kurang lebih adalah: memantaskan diri. Saya suka kalimat itu. Tapi, saya merasa ada yang mengambang. Jadi gini, inti kalimat itu adalah: kamu harus memantaskan diri, saat ingin mencapai tujuan. Misalnya, seorang yang ingin menjadi pemanah ulung, maka … Lanjutkan membaca Bersiap untuk Lebih Baik

Merancang Mainan Papan Sendiri

Mungkin dua tahun lalu, atau tahun lalu, saya lupa tepatnya kapan, tapi yang pasti saya pernah dapat kesempatan emas menjalani proses inisiasi game design di Kummara. Langsung privat sama Mas Eko Nugroho sendiri! Pengalaman itu sungguh menggugah, meskipun versi singkat dari yang dialami teman-teman di Board Game Challenge-nya Kompas. Satu hal yang masih mengganggu saya … Lanjutkan membaca Merancang Mainan Papan Sendiri

Fintech Tumbuh, e-Commerce Rusuh

Di 2017 banyak sekali startup Fintech yang muncul di Indonesia. Faktornya banyak, termasuk salah satunya adalah regulasi soal Fintech dari OJK. Dalam Bincang Code akhir tahun, Andreas 'Jay' Senjaya mengatakan regulasi itu memang memberikan semacam 'ketenangan' bagi pelaku (maupun pengguna). Ini karena, dengan adanya regulasi, pemain fintech tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi. Regulasi yang dimaksud? Adalah … Lanjutkan membaca Fintech Tumbuh, e-Commerce Rusuh